SEKILAS INFORMASI PNPM MANDIRI DI KABUPATEN SANGGAU

INFORMASI RINGKAS PNPM

PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

(PNPM) MANDIRI

I. LATAR BELAKANG

Salah satu masalah utama pembangunan di Indonesia saat ini adalah masih besarnya jumlah penduduk miskin dan pengangguran. Meskipun penanggulangan kemiskinan senantiasa diprioritaskan dalam pembangunan,, namun target penurunan angka kemiskinan maupun pengangguran sebagaimana tercantum dalam RPJM Kabupaten Sanggau 2004 – 2009 masih sulit dicapai. Dan ini direview kembali dengan RPJM Kabupaten Sanggau Tahun 2009 – 2010, dimana seoptimal mungkin program penanggulangan kemiskinan di Sanggau dapat berjalan sehingga angka kemiskinan dan pengangguran dapat ditekan.

Untuk meningkatkan efektivitas upaya penanggulangan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja, maka pemerintah memutuskan meluncurkan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) mulai tahun 2007 hingga Tahun 2010 ini masih berlangsung.

II. PENGERTIAN PNPM MANDIRI

PNPM pada hakekatnya adalah gerakan nasional yang dituangkan dalam kerangka kebijakan yang menjadi acuan pelaksanaan berbagai program penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat.

III. PENDEKATAN PNPM MANDIRI

Pendekatan atau metode/cara yang digunakan dalam mewujudkan tujuan PNPM adalah pembangunan yang berbasis masyarakat dengan:

Menggunakan basis kecamatan sebagai pendekatan lokus program

Memposisikan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan.

Mengutamakan nilai-nilai universal dan budaya lokal dalam proses pembangunan partisipatif.

Menggunakan pendekatan pemberdayaan masyarakat yang sesuai dengan karakteristik geografis.

Melalui proses pemberdayaan yang terdiri atas pembelajaran, pelembagaan dan berkelanjutan.

I. KATAGORISASI PNPM MANDIRI

Masyarakat yang mandiri melaksanakan pembangunan dan upaya penanggulangan kemiskinan tidak dapat diwujudkan secara instan. Kemandirian masyarakat dapat terwujud melalui serangkaian proses kegiatan pemberdayaan masyarakat yang direncanakan, dilaksanakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat sendiri. Agar pelaksanaan berbagai program pemberdayaan di suatu wilayah berjalan efektif dan sinergis mendukung upaya penanggulangan kemiskinan, dilakukan harmonisasi pelaksanaan berbagai program tersebut dalam kerangka kebijakan PNPM.

Program penanggulangan Kemiskinan yang berbasis pemberdayaan masyarakat dapat dikatagorikan sebagai berikut:

a. PNPM – INTI : terdiri dari program/proyek penanggulangan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan di tingkat kecamatan atau desa/kelurahan. Untuk tahun 2009, termasuk PNPM-Inti adalah Program Pengembangan Kecamatan (PPK), Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP), Pengembangan Infrastrutktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW/RISE), dan Program Pengembangan Daerah Tertinggal dan Khusus (P2DTK/SPADA).

b. PNPM-Pendukung: terdiri dari program-program pembangunan sektoral berbasis pemberdayaan masyarakat yang pelaksanaannya terkait dengan pencapaian target sektor tertentu. Dalam rangka efektivitas dan efisensi upaya penanggulangan kemiskinan, pelaksanaan program-program ini di tingkat masyarakat mengacu pada kerangka kebijakan PNPM.

I. PNPM –MANDIRI DI KABUPATEN SANGGAU

Di Kabupaten Sanggau PNPM Mandiri di bawah Koordinasi Bappeda Kabupaten Sanggau, dimana kegiatan PNPM di Kabupaten baik inti maupun pendukung ada beberapa program yaitu:

1. Program Pengembangan Kecamatan (PPK) / PNPM Mandiri Perdesaan PNPM MP yaitu salah satu upaya pemerintah untuk memberdayakan masyarakat perdesaan dengan menanggulangi masalah kemiskinan secara terpadu dan berkelanjutan. Dengan departemen yang menaungi program ini dirjen Pemberdayaam masyarakat desa Depdagri. Kabupaten Sanggau di Tahun Anggaran 2010 mendapat lokasi di 6 kecamatan yaitu Entikong, Tayan Hilir, Tayan Hulu, Bonti, Beduai dan Noyan.

2. Program penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP) dilaksanakan sebagai suatu upaya pemerintah untuk membangun kemandirian masyarakat dan pemerintah daerah dalam menanggulangi kemiskinan secara berkelanjutan di wilayah perkotaan. P2KP dibawah naungan Dirjen Ciptakarya Departemen Pekerjaan Umum. Kabupaten Sanggau di Tahun 2007 (untuk tahun 2008 hanya melaksanakan anggaran luncuran Tahun 2007) mendapat lokasi di Kecamatan Mukok untuk 7 Desa dari 8 Desa di Kecamatan Mukok. Di Tahun 2009 P2KP di Kabupaten Sanggau telah selesai, mulai tahun 2008 sudah menjadi lokasi P2DTK.

3. Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP) yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui peningkatan akses masyarakat miskin terhadap pelayanan jalan, titian, jembatan desa, drainase, tambatan perahu, irigasi dan air minum serta sanitasi perdesaan yang dilaksanakan dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat. Di Kabupaten Sanggau untuk Tahun Anggaran 2008 mendapat alokasi di 6 Kecamatan (18 Desa) yaitu kecamatan, Beduai, Bonti, Noyan, Kapuas, Tayan Hilir dan Tayan Hulu. Program PPIP ini di bawah naungan Dirjen Ciptakarya Departemen Pekerjaan Umum.Ditahun 2009 untuk Kabupaten Sanggau tidak dapat alokasi, sedangkan di tahun 2010 ini Kabupaten Sanggau mendapat Alokasi PPIP di 31 Desa.

1. Proyek Pelayan Air Bersih dan Kesehatan masyarakat / Community Water Services and Health Project (CWSHP) yaitu merupakan salah satu program pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat miskin yang tinggal di perdesaan dan pinggiran kota dengan meningkatkan layanan air bersih. Kegiatan proyek dibiayai oleh pinjaman dari Asian Development Bank dan pendamping dari pemerintah dan masyarakat Indonesia. Program ini dibawah naungan Departemen Kesehatan. Kabupaten Sanggau Tahun Anggaran 2008 mendapat alokasi untuk 4 kecamatan (4 desa) yaitu Desa Sape Kecamatan Jangkang , Desa Embala Kecamatan Parindu, Desa Semuntai Kecamatan Mukok, dan Desa Senyabang Kecamatan Balai. DiTahun 2009 mendapat alokasi 12 Desa dan Ditahun 2010 ini mendapat alokasi 16 Desa.

2. Program Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Khusus (P2DTK) adalah sebagai salah satu upaya pemerintah untuk memfasilitasi dan mendampingi proses pemberdayaan masyarakat serta sebagai upaya untuk mengoptimalkan keterpaduan peran pemerintah, swasta dan masyarakat dalam percepatan pembangunan daerah tertinggal dan khusus. P2DTK ini di bawah naungan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal. Kabupaten Sanggau direncanakan mulai tahun 2007 sd 2010 mendapat alokasi program P2DTK di 9 Kecamatan yaitu Kapuas, Parindu, Kembayan, Sekayam, Balai, Toba, Meliau, Mukok, dan Jangkang. Sedangkan 6 kecamatan lainnya hanya mendapat dana Non Blok Grant.

3. Program Pengembangan Wilayah Perbatasan (P2WP) adalah Program pengembangan mulalui Budidaya tanaman perkebunan seperti Karet, sawit dan lain-lain di wilayah Perbatasan. Dibawah Naungan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal. Kabupaten Sanggau telah mendapat P2WP 2 Tahun anggaran di Tahun 2007, 2008 ,2009 dan 2010 dengan lokasi di Lini I dan II perbatasan.

4.   (P4DT) adalah Program pengembangan melalui Kegiatan OFF FARM  seperti Pengadaan Alsintan, Jalan Usaha Tani, Gudang Penampung Hasil Pertanian dan lain-lain di wilayah desa-desa tertinggal. Dibawah Naungan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal. Kabupaten Sanggau telah mendapat P4DT Tahun anggaran di Tahun  2010.

5.   (P2KPDT) adalah Program pengembangan melalui Kegiatan ON FARM seperti Budidaya Pertanian  sesuai dengan potensi daerah  di wilayah desa-desa tertinggal (Karet, Kakao, Lada, dan perikanan). Dibawah Naungan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal. Kabupaten Sanggau telah mendapat P2KPDT Tahun anggaran di Tahun 2010.

Perihal sosbudbappedasanggau
Kepala Bidang Sosial Budaya Bappeda Kab Sanggau

2 Responses to SEKILAS INFORMASI PNPM MANDIRI DI KABUPATEN SANGGAU

  1. eby mengatakan:

    pak, bagaimana kalau anak muda seperti saya yang punya usaha kecil pinjam bantuan dari PNPM mandiri apakah diperkenankan? saya berharap PNPM mandiri dapat memberikan bantuan kepada saya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: